HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS 23 ILIR PALEMBANG TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.58231/jkbh.v16i02.212Keywords:
Aktifitas fisik, HipertensiAbstract
Aktivitas fisik yang teratur membantu meningkatkan efisiensi jantung secara keseluruhan. Mereka yang secara fisik aktif umumnya mempunyai tekanan darah yang lebih rendah dan lebih jarang terkena tekanan darah tinggi. Mereka yang secara fisik aktif cenderung untuk mempunyai fungsi otot dan sendi yang lebih baik, karena organ-organ demikian lebih kuat dan lebih lentur. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang 06 April – 23 Juni Tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas 23 Ilir Palembang. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022, dengan tekhnik accidental sampling yaitu mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau yang tersedia disuatu tempat sesuai dengan konteks penelitian, yang berjumlah 66 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan sebanyak 49 orang (74,2%). Sebagian besar responden memiliki tekanan darah normal sebanyak 40 orang (60,6%). Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di Puskesmas 23 Ilir Palembang Tahun 2022 (?=0,028). Oleh karena itu disarankan bagi puskesmas untuk mengadakan kegiatan rutin setiap minggunya sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi melalui aktivitas fisik minimal 30 menit/hari, mengurangi konsumsi makanan yang tinggi kadar natriumnya, dan tidak merokok.
References
Anies, 2020. Waspada Ancaman Penyatit Tidak Menular. Jakarta. Elex Media Komputindo.
Ardiansyah, 2019. Medikal Bedah Untuk Mahasiswa. Yogyakarta. Diva Press
Baradero, dkk, 2016. Seri Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskuler. Jakarta. EGC
Dinkes Sumsel, 2020. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan 2019.
Kemenkes RI, 2020. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta. Kemenkes RI
Khomarun, et al, 2018. Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Stadium I di Posyandu Lansia Desa Makam Haji. Jurnal. Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Okupasi Terapi
Kokkinos.,et al, 2019. Biokimia Metabolisme dan Bioenergitika. Yogyakarta. PT. Graha Ilmu.
Kowalski, 2017. Terapi Hipertensi Program 8 Minggu. Jakarta. Mizan Pustaka.
Maryam, dkk, 2018. Mengenal Usia Lanjut dan perawatannya. Jakarta. Salemba Medika.
Mutiarawati, 2019. Hubungan antara riwayat aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia 45-54 tahun studi di wilayah kelurahan tlogosari Kulon Semarang. Jurnal. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.
Muttaqin, 2018. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Persarafan. Jakarta. Salemba Medika.
Setiadi, 2016. Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan Edisi 2. Yogyakarta. Graha Ilmu.
Swartz, 2016. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi. Jakarta. Elex Media Komputindo.
Widyanto dan Triwibowo, 2019. Trend Desease Trend Penyakit Saat Ini. Yogyakarta. Trans Info Media.
Wijayaningsih, 2019. Standar Asuhan Keperawatan. Yogyakarta. Trans Info Media.
Yahya, 2014. Menaklukan Pembunuh No. 1. Bandung. Mizan Pustaka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nur Khoiriyah Nur, Amalia Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



